Blog berisi artikel tutorial servis computer, Tips trik masalah komputer, tutorial blog, bisnis online, dan internet solutions.


Kamis, 22 Januari 2015

BAGAIMANA CARA AMAN MENGGUNAKAN KOMPUTER TANPA VIRUS

Bagaimana cara yang paling aman menggunakan komputer bebas tanpa virus yang menggangu kenyamanan anda saat menggunakan komputer?

Komputer saat ini menjadi alat utama yang mendukung pekerjaan kita di kantor. Jadi, sudah seharus kita juga rajin merawat dan menjaganya sebaik-baiknya agar komputer tidak cepat rusak. Ada dua bentuk kerusakan pada komputer, yang pertama yaitu kerusakan pada hadware (perangkat keras) dan Software (perangkat lunak).

Gambar cara aman menggunakan komputer bebas virus dan tanpa virus

Kaitannya dengan penyebab kerusakan perangkat lunak/sofware yaitu adanya serangan virus komputer. Lalu, bagaimana cara mengatasi virus komputer tersebut? berikut ini Albar Computer akan sedikit menjelaskan bagaimana cara menggunakan komputer tanpa virus yang mengganggu.

Pakai Anti Virus

Komputer anda sering dimasuki virus...? Ada banyak cara untuk mencegahnya, cara pertama adalah
dengan menggunakan anti virus. Ada banyak anti virus yang bisa anda gunakan seperti avira, avg, pcmav, dan lain lain. Anti virus sebenarnya cukup ampuh untuk menangkal virus yang berusaha menyusup ke komputer anda saat membuka website tertentu, tapi tidak setelah masuk dan merusak system operasi anda dari installer tertentu yang berjalan dengan rootkit /cara yang lebih canggih. Anti viruspun tidak akan bisa digunakan jika virus tersebut mematikan komputer anda secara otomatis setiap kali anda menjalankan aplikasi tertentu yang yang dicurigai virus tersebut dan menghapus semua proses yang berjalan secara otomatis saat start up dan booting dari registry.Tapi sayangnya anti virus seringkali malah menambah masalah. Beberapa masalah yang biasa diakibatkan anti virus diantaranya:

  • Software tertentu dan windows menjadi lambat.
  • Hanya autorun.inf yang dihapus, file virus tidak dihapus.
  • Semakin besar harddisk semakin lama proses scanning.
  • Terlalu lamban saat memeriksa komputer anda karena membuka file kompresi(rar,tar,7zip,jar,dll).
  • File kompresi dihapus seluruhnya padahal hanya 1 aplikasi di dalamnya yang diduga virus
  • File program tertentu dianggap virus dan terhapus oleh anti virus sehingga menyebabkan program tersebut tidak dapat digunakan dan anda harus menginstalnya kembali(Ansav dan PCMAV menghapus file dll yang terdapat pada real player dan beberapa game dari popcap).
  • Menganggap file desktop.ini sebagai virus.
  • Anti virus tidak dapat ditutup setelah virus masuk
  • Virus tidak tampak dan berasal aplikasi tertentu yang didownload dari internet. Contohnya boot.exe dan virus lain yang menggunakan rootkit dan menjadikan aplikasi/installer tertentu sebagai perantara penyebarannya.
  • Harus selalu diupdate dan bertambah ukuran databasenya untuk mengatasi virus baru atau yang belumdikenali.
  • Tidak bisa menampilkan kembali file yang diubah attributnya oleh virus padahal file tersebut masih ada.

Untuk mengatasinya, cari anti virus yang lebih baik atau jangan gunakan anti virus sama sekali dan cari cara lain yang lebih efektif.

Jika anda menggunakan anti virus perhatikan beberapa hal berikut:

  • Gunakan Ram minimal lebih dari spesifikasi yang tertulis.
  • Matikan update otomatis, lebih baik periksa update secara manual setiap bulan.
  • Kurangi proses yang berjalan di background.
  • Cukup gunakan satu anti virus yang paling anda percaya dan gunakan aplikasi lain untuk melengkapinya.
  • Pastikan dulu tidak ada virus dan lepaskan perangkat portable dari komputer, kemudian non aktifkan sementara anti virus saat menjalankan aplikasi tertentu yang tergolong berat.


Fasilitas window

Selain anti virus,anda dapat menggunakan system restore milik window. System restore menyimpan
kondisi terakhir setelah anda menginstal program dan mengembalikan sytem operasi dan partisi(local disk) yang anda tentukan dengan cara menghapus program yang tidak ada sebelum anda menginstal program dan mengembalikan semua file aplikasi(.exe) seperti semula, file dan folder yang sudah terhapus tidak akan muncul kembali.

Cara untuk mengaktifkan system restore:

  1. Klik start => all programs => accessories => system tools => system restore
  2. Klik system restore setting untuk melihat dan mengubah setting system restore
  3. Turn off system restore on all drives untuk non aktifkan system retore pada semua drive


Cara menggunakan system restore yang tepat yaitu:

  1. Instal aplikasi.
  2. Periksa flash disk untuk memastikan tidak virus
  3. Non aktifkan system restore
  4. Aktifkan kembali system restore
  5. Selain itu anda dapat menggunakan fasilitas backup pada window yang berada pada posisi yang sama dengan
  6. system recovery pada start menu.


Sekian semoga tips tentang cara aman menggunakan komputer tanpa virus ini dapat bermanfaat.

Previous
Next Post »